Catatan Kata Kelana

Usaha Bertema Jepang Tak Ada Matinya

Jakarta – Segala hal yang berkaitan dengan  produk-produk budaya Jepang tak dipungkiri memiliki ruang di hati masyarakat Indonesia, terutama anak-anak muda.  Sebut saja cosplay,  komik dan kartun  Jepang, Cosplay digandrungi oleh anak-anak muda kota besar yang maniak terhadap aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongeng Jepang. Sedangkan komik dan kartun Jepang, tak terhitung lagi berapa banyak penggemar dan judulnya yang telah beredar di Indonesia.

Nah, tak jarang pula saking banyaknya yang suka dengan segala hal yang berbau Jepang, menjadikan ini sebagai sebuah peluang usaha yang menjanjikan. Salah satunya adalah bisnis yang dijalankan oleh  Yanto dan Anggi di Bandung, Jawa Barat. Pasutri ini dengan brandnya yang bernama Purezentos menjual produk-produk yang bertema-tema negeri Sakura dengan harga yang terjangkau sejak tahun 2008 silam.

Yanto mengatakan Purezentos sendiri diambil dari bahasa Jepang yang artinya kado. Purezentos memiliki berbagai macam produk yang masing-masing memiliki karakternya sendiri.

Perempuan enam dan laki-laki empat. Laki-lakinya ada yang bernama Kimura si pemberani, Taro yang humoris, Takeshi yang anaknya ramah, Nauto anaknya bijaksana. Dan karakter perempuannya seperti, Hitomi, Ayumi, Osino , Mika, Kaori, dan Hisya.” Walau bertema Jepang, karakter-karakter ini original kami yang ciptakan dan diaplikasikan ke produk-produk Purezentos” tuturnya.

Yanto bercerita awalnya menjalankan bisnis ini lantaran sang istri istri mempunyai hobi menggambar. Mereka berdua memulainya sejak masih duduk di bangku kuliah. “Iseng-iseng membuat gambar dan menjualnya saat ada event-event di kampus” katanya. Dan dari  sini, banyak yang memesan hingga terbesitlah untuk mengembangkan usaha ini lebih lanjut. Yanto yang suka dengan komik Jepang dan istrinya kemudian menambahkan karakter-karakter tersebut sebagai ciri khas dari produknya.

Produk-produk Purezentos dibuat berasal dari pemanfaatan kayu-kayu yang kemudian diadur ulang menjadi gantungan kunci, magnet, tempat pensil, kaos, dan yang lainnya. “Semua produk dibuat tangan atau handmade dan cocok untuk suvenir pernikahan, hadiah ulang tahun atau untuk koleksi yang hobi sama Jepang” tutur Yanto. ”Selain itu produk-produk Purezentos juga bisa dibuat custom atau sesuai dengan keinginan konsumennya”

Perihal  harga produk Purezentos ini cukup terjangkau, dari yang seharga Rp.7000- Rp.150.000. Omzetnya pun lumayan, untuk semua produk Purezentos yang terjual berhasil membuat tebal kantong pemiliknya.

“Dengan penjualan online dan offline, dan produk ini sudah sampai juga ke beberapa wilayah di Indonesia, tidak hanya Bandung. Omzetnya Purezentos lumayan sampai Rp.50 juta-an lebih perbulannya” katanya.

Selain menjajakan barang-barang bertema Jepang, Purezentos juga menjual berbagai seri gambar yang berciri khas Indonesia yang diberi nama Pancarona. Seperti misalnya Jakarta dengan cirri khas Monas, Bajaj dan lainnya dan  Bandung seperti Gedung Sate.

”Dan rencana kedepannya sih, Purezentos mau menciptakan komik-komik, semoga saja ini bisa terwujud”pungkasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 12 June 2017 by in ekonomi bisnis and tagged , , .
%d bloggers like this: