Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach Berbagi Ilmu kepada Para Insan Pendidikan di Pameran GESS Indonesia

Jakarta – Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF SDO) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan mengambil peran dalam penyelenggaraan eksibisi Global Education Supplies & Solution (GESS) Indonesia yang dimulai hari ini hingga dua hari ke depan.

Pada acara ini, para praktisi pendidikan dari PSF SDO akan berbagi beragam topik serta isu terkini seputar dunia pendidikan di Indonesia kepada lebih dari 3,500 tenaga serta para pakar pendidik yang menjadi fokus dari eksibisi ini.

Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach (PSF SDO) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan mengambil peran dalam penyelenggaraan eksibisi Global Education Supplies & Solution (GESS) Indonesia yang dimulai hari ini hingga dua hari ke depan. Pada acara ini, para praktisi pendidikan dari PSF SDO akan berbagi beragam topik serta isu terkini seputar dunia pendidikan di Indonesia kepada lebih dari 3,500 tenaga serta para pakar pendidik yang menjadi fokus dari eksibisi ini.

Sejak tahun 2006, PSF SDO telah menjalankan berbagai macam program komprehensif yang berkesinambungan, sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah pelosok dengan dukungan dari berbagai donor. Program yang digalakkan PSF SDO ke berbagai sekolah merupakan program tepat guna yang mencakup hampir semua kebutuhan pendidikan di Indonesia, antara lain program peningkatan kualitas sekolah melalui School Development Program, peningkatan pendukung pendidikan melalui Education Support Program, layanan asesmen pendidikan dan konsultansi atau Education Assessment and Consultancy serta program peningkatan profesionalisme guru serta tim manajemen baik dari sekolah swasta maupun dalam negeri melalui Professional Development Program.

“Sebuah sistem pendidikan yang berkesinambungan akan berjalan apabila program pemberdayaan tidak semata-mata diarahkan kepada para siswa, namun juga kepada manajemen sekolah dan para tenaga pendidik sebagai kunci dari efektivitas kegiatan belajar mengajar,” kata Gusman Yahya, Head Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach. “Melalui partisipasi di GESS Indonesia, kami ingin berbagi pengalaman, ilmu dan praktik terbaik yang sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan di Indonesia dan manca negara, kepada para tenaga pendidik di Indonesia hingga di masa datang akan lebih banyak lagi anak-anak dan generasi penerus yang dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini yaitu pendidikan yang berkualitas.” tambahnya.

Diantara topik menarik seputar pendidikan yang akan dibawakan oleh para praktisi PSF SDO adalah:• Anti-Corruption (PAK) for Early Childhood education yang akan membahas mengenai bagaimana sekolah memegang peranan penting dalam mengajarkan landasan anti korupsi sejak dini.•

Understanding Children Drawing through Space-Time-Plain Methods yang akan menjelaskan pentingnya para orang tua/orang dewasa memahami bagaimana seorang anak mengkomunikasikan/mengekspresikan diri mereka ke dalam sebuah gambar• Nisekolara (When

Teachers Are Happy Teaching) yang akan menceritakan praktik terbaik PSF SDO dalam mendampingi guru dan siswa di pelosok Papua Barat untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan.• Unleashing Students’ Language Proficiency: Why Is It Such A Challenge yang mengajarkan para tenaga pendidik untuk berkomunikasi secara efektif dengan para siswanya dengan cara yang kreatif. • Implementing

Education for Sustainable Development (ESD): Engaging Students through Community Problem Solving and Experiential Learning yang membahas mengenai cara mengimplementasi pengembangan pendidikan berkelanjutan melalui strategi belajar mengajar seperti experiential learning serta project based learning.

GESS merupakan pameran bertema pendidikan berskala global yang pada tahun ini diselenggarakan kedua kalinya di Indonesia. Pameran ini diikuti oleh lebih dari 100 eksibitor produk baik lokal maupun internasional, dan dihadiri oleh mayoritas pendidik, pakar serta pemerhati pendidikan dari semua tingkatan di Indonesia. Selain pameran, GESS juga menampilkan sesi konferensi bersama para pakar dan pelaku pendidikan. Sesi ini merupakan sebuah sarana berbagi dan berdiskusi akan tren, kebutuhan dan tantangan yang tengah terjadi pada bidang pendidikan.

“Akan tetapi, upaya kami dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pendidikan tidak berhenti di sesi konferensi. Kami percaya guru adalah ujung tombak pendidikan. Komitmen kami adalah memperluas akses terhadap pengembangan profesional tenaga pendidik melalui berbagai sesi public workshop yang terbuka untuk umum. Fakultas Pendidikan Sampoerna University dan PSF SDO mengembangkan Professional Development Courses for Educators. Sebuah inisiatif yang mendukung program pemerintah dalam mengembangkan pendidik untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan, sekaligus mampu menerapkan pembelajaran berkualitas abad-21 yang diterima di tingkat internasional.

“Kami berharap, semakin banyak tenaga pendidik yang bisa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri dan memperkaya pengetahuan dengan berbagai program yang berkualitas, terjangkau dan fleksibel untuk dilakukan sesuai konteks masing-masing” tutup Gusman Yahya.

Komitmen yang sama antara GESS dan PSF SDO di dunia pendidikan membuat kedua organisasi ini kerap menjalin hubungan kerja sama yang erat. Sebelumnya, GESS juga turut mengambil bagian pada acara Education Sharing Network (ESN) yang diselenggarakan oleh PSF SDO bulan Agustus lalu. ESN merupakan bagian dari program PSF SDO yang berfungsi sebagai forum diskusi untuk mewadahi tenaga pendidik dalam berbagi informasi dan membahas mengenai metode dan praktik pembelajaran terkini.

“Pendidikan merupakan titik fokus GESS dimana latar belakang pameran dan konferensi kali ini adalah karena kami melihat pesatnya perkembangan kebutuhan dunia pendidikan dan kami ingin negara anggota GESS khususnya Indonesia dapat terus memotivasi para pendidiknya untuk meningkatkan ilmu mereka terutama memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dimana Indonesia akan bersaing dengan negara–negara tetangga” ujar Matt Thompson, Project Director GESS Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s