Bermula dari Chatting Berakhir di Ranjang

Love-texting

Mengutip buku Wild Reality: Refleksi Kelamin dan Sejarah Pornografi, seks sebagai urusan kelamin tak pernah kehabisan atau kehilangan daya sensasionalnya bagi siapapun dan di zaman apapun. Selalu saja ada perkembangan-perkembangan baru dalam fenomena seks sebuah massyarakat, meski sexual act yang mendasar  hanya begitu-begitu saja, yaitu persetubuhan.

Sosial media sebagai sebuah fenomena abad kini pun tak ketinggalan dirambah oleh praktek-praktek prostitusi terselubung. Bukan cerita baru, eksistensinya terkuak dari banyaknya kasus yang mengemuka belakangan ini, dari berita terungkapnya para germo yang aktif dalam sebuah forum sosial yang berhasil diringkus aparat berwenang sampai jejaring sejuta umat semacam facebook dan twitter.

Di Facebook modus prostitusi terselubung itu seperti yang pernah banyak diberitakan sebelumnya biasanya terdapat akun dengan wanita yang memasang foto rada sedikit vulgar di Facebook. Pengguna seks kemudian menghubungi mereka melalui fasilitas chatting.  Berawal dari chatting, si pemilik akun akan memberikan nomor telepon genggamnya. Jika harganya cocok, pertemuannya bisa diatur, sesuai kesepakatan.Namun, peminat harus lebih dulu menyetor uang ke sebuah rekening yang dikirim dalam obrolan chatting dan sepertinya  itu sebuah syarat utama.

Apakah hanya facebook? ternyata tidak Jejaring sosial Twoo pun tak luput dijamah bagi mereka yang berusaha mencari peruntungan bermodalkan sensasi seksual. Twoo merupakan Jejaring sosial bagian dari perusahaan bernama Massive Media yang berbasis di Belgia. Twoo mengaku telah memiki sekitar 9,7 juta unique visitor bulanan dan layanan Twoo telah tersedia dalam 37 bahasa dunia.

Nah, diantara jutaan unique visitor itu, tersebutlah Vera bukan nama sebenarnya. Berbeda dengan para pengguna jejaring ini yang biasanya menggunakan untuk mencari pasangan atau teman, Vera justru  mempromosikan dirinya sebagai seseorang yang siap “berkencan”.

Dalam profilenya terpampang jelas kata yang mengindikasikam bahwa dia merupakan wanita yang berprofesi sebagai wanita penghibur. Terlebih lagi di profilnya, dia  menunjukkan busana yang biasa digunakan oleh wanita penghibur yang akan beraksi jika ada segenggam rupiah di tangan. Vera dalam chat mengaku dirinya hanya akan beraksi jika ada seseorang yang menghubunginya untuk berkencan.

Tempatnya pun vera sudah ditentukan yaitu di kost-kostnya di daerah mangga besar, Jakarta Pusat yang tak lain merupakan kost-kostannya sendiri. Amankah? Vera bilang tempatnya sangat aman, soal tarifnya, dia memasang harga 500 ribu untuk satu jam dan siap sedia kapan saja melayani. Dan waktu pelayannya tak hanya satu jam saja , dia pun bersedia melayani selama delapan jam, tentu dengan harga yang jauh lebih mahal yaitu sekitar dua juta rupiah. Langsung pada inti, vera menerapkan sikap seperti ini dan jangan harapkan jika peminat dapat berbasi basi  soal kehidupannya, selain dari transaksi seksual.

Dan tampaknya tidak hanya Vera saja yang memberanikan menjual dirinya di jejaring Sosial ini. Tersebutlah, Ita yang bukan nama sebenarnya, jika Vera merupakan wanita tulen beda halnya dengan Ita. Dia adalah  transeksual atau bahasa kasarnya seorang waria. Dalam keterangannya dia mematok harga 500 ribu rupiah untuk sekali kencan. “ ya short time selama dua jam” bilangnya. Untuk tempat “berkencannya”, pelanggan dapat memilih di hotel atau kost2annya yang terletak di kawasan Blok M. Seperti halnya vera, Ita pun tak perlu basa-basi yang tak berujung pangkal pada persetubuhan.

Bagaimana dengan twitter? penulis menemukan satu kasus dimana ada satu akun yang menjanjikan layanan seks instan. Awalnya hanya melalui sebuah pin BB, dengan tagline jablay yang tentu pria hidung belang sangat tertarik., lalu meng invite no pin BB-nya. Setelah di invite, wanita itu entah wanita atau bukan memberikan beberapa opsi menggiurkan berikut dengan harganya dalam massage BBM. Misalnya untuk 1 video+2 foto dikenakan pulsa sebesar 20 ribu atau 3 video + 5 foto 30 ribu at lebih besar dengan pulsa 200 sampai 300 ribu untuk menjadi membernya.  Setelah menjadi member, dia menanjikan anda akan mendapatkan banyak video dan masuk grup sexnya bahkan dapat check in dengannya jika sudah jadi membernya

Anda akan mendapatkan segala yanbg ditawarkan setelah mentransfer pulsa dan mengkonfirmasikan bahwa Anda telah mengirimkan pulsa kepadanya. Tak lama berselang, yang bersangkutan pun mengirimkan foto atau video sesuai dengan harga pulsa yang ditawarkan. Demm!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s