Tempe Menerobos Dunia

Mungkin apabila setiap TKI yang dikirim atau para pelajar kita yang sedang studi ke luar negeri dimodali dengan pengetahuan bagaimana cara meracik tempe, kemudian di pasarkan di hunian sementaranya, niscaya bukan tak mungkin makanan khas Indonesia ini akan semakin menjajah lidah para bule yang ada di luar negeri sana.

Tempeh_tempe

Dalam suatu acara yang ditayangkan oleh salah satu stasiun TV nasional, dikisahkan seoarang pengusaha makanan asal Indonesia yang khusus membuat makana tempe di Jepang. Ya di Jepang, dia memasarkannya di negeri sakura ini. Hasil tempe produksi rumahan ini cukup variatif, kalau di Indonesia tempe ini cukup digoereng atau dibacem dan langsung dimakan saja, di tangannya tempe ini tidak saja digoreng atau dibacem tetapi telah dimodifikasi sedemikian rupa. Jadilah tempe itu menjadi pelengkap dari hamburger salah satunya, koloborasi bumbu ala jepang dengan tempe sebagai bahan pelengkap.

Bisnis yang dibangunnya ini berawal dari uang tabungan hasil keringatnya sebagai seoarang pekerja yang bekerja di bagian kontruksi, lambat tetapi pasti dia pun bisa mendirikan home industrinya sendiri dengan amunisi andalanya yang berupa kedelai.

Tempeh sebutan tempe di negeri kekaisaran ini masih jarang, mungkin itu yang dipikirkannya, lantas ia pun membidik pasar makanan ini di Jepang. Dengan segenap upaya plus dibantu istri dan kedua anaknya, bisnis tempenya pun melanggeng sukses di negeri yang pernah menjajah Indonesia 40-an silam

Berkat usahanya berjualan Tempeh, tanah beberapa hektar di Jepang menjadi miliknya. Dan nantinya tanah yang luas itu tidak didiamkan begitu saja seperti kebanyakan tanah di Jakarta yang dibiarkan alih-alih ternyata dalam proses sengketa. Dengan tanah yang didapat dengan hasil keringatnya itu Ia akan membangun pabriuk tempe yang lebih besar lagi. Cita-cita pembangunna pabriknya itu sungguh mulia yaitu memasarkan Tempe sampai ke luar jepang bahkan ke seluruh dunia.

Itu di jepang, namun ternyata makanan berbahan baku kedelai ini tidak bercokol disana saja, pasalnya nun jauh di utara Eropa, tepatnya di negeri yang sekarang menduduki peringkat 5 lima besar Negara dengan persentase terkecil soal korupsi, ya Swedia, tempe pun hadir memanjakan sebgaian warganya.

Di negeri asal Julian Assange dengan wikileaks ini, tempe ini sudah berdaulat dan dinikmati oleh orang-orang eropa atau orang Indonesia yang kebetulan bermukim atau belajar disana. Ya seperti penuturan salah seorang pelajar asal Indonesia yang sedang kuliah S2 di salah satu kota di Swedia,

”Disini sudah ada yang dagang Tempe, yang makan juga orang bule yang kebetulan datang kerumah nya orangn Indonesia” kata dia kepada penulis beberapa waktu yang lalu.

Bahan bakunya pun masih sama yaitu kedelai dan bukan bahan yang lain. Mengenai harga tempe yang dijajakan disana, sayang sekali dia tidak mengetahui detail berapa harga tempenya disana.

” Wah kalau berapa harganya saya tidak tahu pasti, kan Cuma menikmati saja hehehehe” katanya sambil tertawa.

Tempe disana dihadirkan sebagai makanan tambahan di rumah-rumah orang Indonesia yang kangen akan masakan negeri asalnya. “Dibuatnya seperti biasa tidak dimacam-macam ya hanya digoreng saja terus dimakan” tutur dia yang pernah sesekali bertamu ke temannya yang kebetulan juga orang Indonesia. Sepertinya asik juga menyantap tempe yang masih hangat dengan secangkir teh, dikala Swedia lagi dilanda musim dingin sampai minus derajat.

Tempe ohh tempe, saking go internasional tempe ini Badan Standarisasi nasional (BSN) memastikan Indonesia menjadi ketua pembuat standar tempe international. Dalam sidang CAC (Codex Alimentarius Commsision) di Jenewa july 2011 kemarin, Tempe berhasil di sahkan sebagai new work item dan Indonesia diberikan waktu empat sampai lima tahun untuk membuat standart internasional. Targetnya pertengahan tahun depan standar tempe sudah diusulkan di Jepang untuk disepakati oleh Negara-negara asia dan selanjutnya akan diusulkan menjadi standar internasional.

Tak banyak yang tahu, Tempe akan menjadi suatu indutri makanan dan komoditas perdagangan yang penting, khususnya negara-negara yang mengkonsumsi tempe seperti Jepang, Malaysia, korea, Australia, dan yang lainnya. Beberapa industri tempe di indonesia pun mulai mengemas tempe dalam bentuk vakum atau frozen sehingga memungkikan tempe untuk dieksport dengan kualitas yang baik.

Nantinya tempe ini akan menjadi makan penting dan sumber vegetarian, jelas protein yang dikandungnya cukup melimpah sebagai pengganti daging. Dengan seiiring meningkatnya kaum vegetarian di berbagai negara, maka tak pelak Tempe memiliki peluang yang baik untuk lebih go international.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s