Masih ada Calo di Hajar Aswad

Singkat cerita ada salah seorang kerabat baru pulang dari perjalanan sucinya naik Haji. Pada satu kesempatan dia bercerita mengenai pengalamannya selama naik haji di sana. Dia bercerita panjang lebar bla bla bla layaknya orang tua yang tak bisa putus bercerita soal pengalaman hidupnya. Nah, di salah satu ceritanya dia menyebutkan suatu hal yang cukup menarik, yaitu adanya calo di Hajar Aswad.

Wah, ternyata ada juga calo untuk mencium hajar aswad di Mekkah. Mungkin saking ramainya kondisi ketika itu, bagi mereka yang tidak kuat-kuat benar untuk bertahan di tengah kerumunan banyak orang, mungkin mencium hajar aswad hanya menjadi impian yang tidak mungkin diwujudkan.

Dan cara mensiasatinya, memang setiap orang punya caranya sendiri, namun banyak dari berpendapat untuk mencium hajar aswad dibutuhkan keajaiban sang Ilahi yang mana mereka pun tidak mengerti bagaimana akhirnya bisa mencium Hajar Aswad.

Tapi ada cara lainnya? tak jarang ada pula ada orang-orang yang berusaha menjadi calo dengan menawarkan dirinya untuk membantu yang bersangkutan untuk dapat mencium hajar aswad. Caranya dengan bayaran tertentu tergantung negosiasinya, mereka yang menjadi calo itu akan menjaganya atau mengkawalnya sampai di depan hajar aswad. Dan rata-ratanya ukuran tubuh para calo itu sangat besar dan berkulit hitam.

Berbicara soal calo di Hajar Aswad, fenomena ini bukanlah hal baru. Pasalnya praktek seperti ini sudah sering terjadi dan persoalan calo cium Hajar Aswad saat ini sudah menjadi praktik yang terbuka. Menurut beberapa keterangan, para calo itu lazimnya berjumlah lebih dari dua orang. Dibilang menganggangu sebenarnya telah mengganggu ibadah para calon jamaah yang sedang melakukan tawaf di Ka’bah. Akan tetapi mau bagaimana lagi toh sampai kerabat saya pulang saja masih ada praktek percaloan seperti ini.

Kisaran harga yang mereka tawarkan itu relatif, bisa sampai 100 real perorangnya dan harga tergantung negosiasi dari kedua belah pihak. Setelah harga disepakati mereka lalu membawa para jamaah ke dekat Kabah. Satu persatu orang jamaah lain dihambat agar rombongan yang dibawanya itu bisa sampai mencium Hajar Aswad.

Nah, seperti apa perlakuan para calo terhadap para calon jemaah? sayang saya belum pernah merasakannya, namun ada yang mengatakan para calo itu sering melakukan tindakan kasar, ya karena pasti calo itu mendahulukan mereka yang menggunakan jasanya bukan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s