Setiawan Djody, Yes!!!

Nah, ini dia yang asik dari tulisan yang lama, sehari sebelum Kantata Barock konser di Stadion Gelora Bung Karno beberapa waktu yang lalu, saya beserta dua rekan berkesempatan untuk menginterview salah satu anggota inti dari Kantata Barock. Dia tak lain adalah Setiawan Djody, yup  Interview hanya berlangsung sesaat di belakang panggung, maklum sang Djody sibuknya bukan main kala itu. Walau waktu interview hanya sekedipan mata alias sebentar, namun banyak informasi yang bisa digali dari dirinya, apa saja isinya?, simak petikan wawncaranya dibawah ini

03b4cf18fa80b5209707e514e4fac4fc

Konser ini adalah konser setelah tahun 2003, dan sekarang tanpa adanya WS Rendra, pesan-pesan apa yang ingin disampaikan Kantata dalam konser ini?

Dari tahun 90-an tidak ada yang berubah dari kantata, kita itu komitmen dalam memperjuangkan hak-hak rakyat. Kita tidak punya agenda politik praktis untuk mencari kekuasaan , tetapi agenda kita sama mengabdi untuk kepentingan rakyat seluas-luasnya dari atas dan bawah. Jadi tidak ada yang berubah. Mulai dari dari kita nanyikan lagu Hio, lagu bongkar yang dinyanyikan bukan membongkar kasus-kasus koruptor, tapikalau ingin membongkar, ayo revolusioner dan nasionalistik bongkar semuanya tidak hanya century tapi juga yang lainnya. Yang sudah baik dipertahankan dan yang belum baik harus diperbaiki dan dibongkar. Konser itu merupakan manifesto yang saya persembahkan kepada rakyat.

Artinya pesannya secara spesifik tidak hanya untuk pemeritah saja?
Semuanya, kekuasaan dari eksekutif, legislative, yudikatif dan kepentingan rakyat bangsa indonesia. pengabdian kita kepada yangdil luar formalitas eksekutif, dari presiden sampai menteri, dpr dari ketuanya sampai anggotanya dan yang lainnya. Kita interpelasikan kesemuanya, Kantata itu di luar. Jadi konser ini semacam rapat akbar bukan sekedar hanya hiburan semata.

Jadi konser itu tidak hanya sifatnya hiburan tapi merupakan rapat akbar?
Ya, Dialog kita kan musik dan ideology, idologi kita kebangsaan, bagaimana mempertahankan kebhinekaan tunggal ika kita, mempertahankan falsafah pancasila, bagaimana mempertahankan NKRI dibawah garis-garis konstitusi 45, dan bagaimana mempertahankan semua manajamen ini dengan baik

Ini merupakan konser Kantata yang keberapa?dan apa arti dari kata Kantata barock nya sendiri karena dulu ada kantata takwa, samsara, revolvere dan kini Kantata barock?
S:dari tahun 90-an, dari Kantata takwa, Kantata samsara, Kantata revolvere, kantata kesaksian. Barock itu diambil dari masa komposer Johan Sebastian bach , di eropa pada zaman seni barock di abad 16 banyak membuat perubahan, musik menjadi lebih baik karea ada perubahan dari dinamikanya, komposisinya, dan inovasi yang baru.

Perubahan yang dimaksud dalam cantata barock bukan hanya dari musiknya saja?
Lebih ke kebangsaan karena we taking about kebangsaan, kebangsaan iu yang saya sebutkan tadi yang akan terus di perjuangkan sampai saya meninggalkan alam fana ini

Sampai kapan akan terus melakukan konser-konser akbar semacam ini?
Sampai saya bernafas, john mayall saja yang umurnya sudah diatas 70-an bisa konser disini kemarin

Berbicara soal dana, butuh berapa banyak modal untuk melakukan konser itu?
Saya tidak hanya tahu karena saya hanya main saja malah dikasih duit

Artinya konser ini dibuat karena Kantata karena melihat belum banyaknya perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pemerintah sekarang ini?
Tidak juga, berangkat dari kesadaran saya untuk melahirkan pemberontakan, saya bukan penjilat-penjilat kekuasaan dari eranya soeharto sampai SBY, saya bukan penjilat karena saya adalah sparing partnertnya untuk rakyat. Saya truthfull dengan siapa pun dengan oposisi juga, Saya ingin mengkritisi pemerintah sampai pemilu, tapi kalau ada yang iongin menjatuhkan ya silahkan saja, saya tetap pada prinsip saya, namanya juga demokrasi.

Jadi selalu menjadi sparing partnertnya terhadap pemerintah, oposisi dan yang lainnya termasuk rakyat?
Oh iya, sparing partnert terhadap pemerintah, DPR dan tentu saja kepada rakyat. Im soldier atau prajurit tapi bukan menjadi militer. Saya, iwan fals, Sawung Jabo ini seperti prajurtinya rakyat , jujur, politikus yang jujur ya dicontoh tapi kita tidak mengikuti politikus-politikus yang kayak tikus yang ngomongnya cabe rawit. Kita berani, tegak, benar seperti barong bento tapi tidak ceriwis, saya tidak takut mati, kita berjihad tapi berijtihad. Kita serangkai ini terus menjadi pelayan masyarakat dan loyal,jihad kita dengan akal dan pikiran walaupun tanpa kehadiran mas willy. Umur kita bertambah tapi musik kita bertambah lebih muda.

Dari semua kasus, entah itu kasus century, BLBI atau yang lainnya, tapi kan harus ada skala prioritasnya yang harus diselesaikan?manakahyang seharusnya menjadi skala prioritasnya?
Semua harus sekaligus serantak diselesaikan dan mengahdapi itu harus secara revolusioner, dan siapau pun yang terlibat harus dituntaskan tak pandang bulu.

Sekarang mungkin anda sejalan dengan pemerintah SBY dalam menuntaskan kasus-kasus itu?
Saya pernah dukung SBY di tahun 2004, tapi saya kembali ke habitat saya, tahun 2009 saya sedang sakit masih memberikan dukungan, saya balik lagi dan tak punya kepetingan sekaligus tak pernah memanfaatkan SBY sebagai presiden, saya hanya teman tapi juga mengkritisinya karena saya menghormatinya. Pemerintah SBY memang saya lihat dasarnya banyak yang sudah berhasil, contohnya ada growth yang luar biasa itu yang bialng UNDP, tapi dalam kampanye melawan korupsi SBY harus bersikap revolusioner, beliau terlalu baik, perfeksionis dan kurang cepat caranya itu masalahnya jadinya malah belepotan. Ngomong memang gampang, tapi misalnya saya di tempat beliau, mungkin tidak segampang yang diomongkan ini, tapi kalau ada ada yang ingin menjatuhkan SBy yang ingin menggantikan siapa, pasar modal bisa berantakan, kontraksi rupiah bisa drop lagi bahkan minus, sedangkan sekarang growthnya sudah bagus

Lantas bagaimana dengan parlemennya sendiri? Bagaimana dengan partai menurut anda yang seharusnya?
Parlemennya jelas harus benar, jangan cuma sehari-harinya genit dan ceriwis saja, century itu harus dituntaskan, siapaun yang terlibat harus ditangkap begitu juga dengan kasus-kasus yang lainnya. Saya tidak arti partai karena partai itu penting, tapi partai yang merepresentasikan keinginan dan kedaulatan rakyat, bukan partai yang malah menjadi daulat tuanku, nanti jadi menjadi Negara oligarki, otokrasi yang terjadi padahal kita ingin negara yang demokrasi. Otokrasi itu hanya diisi oleh orang-orang kaya yang punya apa-apa, orang kaya boleh menjadi kaya, memiliki media dan yang lainnya, tapi mengabdilah alat-alat kekayaannya itu untuk kepentingan kolektivitas rakyat

Menyongsong tahun 2014, kira-kira siapa calon presiden yang paling pantas menurut kantata sendiri?banyak yang muncul, dari aburizal bakrie, dan yang lainnya?
Belum tahu, siapa saja boleh lah , orang jawa orang luar jawa, orang keturunan atau siapa sajalah yang penting orang Indonesia dan semua itu kan sudah ada peraturannya, mau tua dan muda tidak ada masalah.

Melihat situasi sekarang ini, memang growth semakin naik tapi kemiskinan juga merajelala, begitu juga dengan kekerasannya dalam berbagai bentuk yang sekarang ini marak terjadi misalnya di bima, dan tempat lainnya, apakah perlu konser-konser semacam ini dilakukan untuk menggugah hati kita semua?
Ya konser itu lah kita persembahkan sambil juga kita memberikan hiburan yang terjangkau kepada rakyat, banyak dari mereka yang datang dari berbagai daerah untuk datang konser itu, jadi inilah kita bisa merasakan semua. Kantata bukan mesin politik praktis, tetapi mesin kebudayaan yang revolusioner yang pro rakyat dan petani.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s