tumblr_kqaueqpBVr1qzp4rxo1_500

Skandal memang tidak mengenal waktu, tempat dan zaman, apalagi kalau skandal itu bernafaskan birahi. Tidak hanya Di negeri paman sam saja skandal sex para politisinya sering terjadi, tetapi juga di negara yang kemarin-kemarin diguncang kerusuhan massal lantaran masih banyaknya orang-orang miskin disana yang merasa hidup ini tidak adil bagi mereka, mana lagi kalau bukan di Inggris Raya. Skandal yang santer disana adalah The Profumo Affair di tahun 1963, skandal ini sangat menggegerkan dunia pada masa itu.

Sebutan Profumo sendiri sesuai nama pelaku skandal John Profumo yang tak lain adalah Sekretaris Negara untuk urusan Perang Inggris. Skandalnya orang kepercayaan ratu Elizabeth ini karena berselingkuh dengan seorang mata-mata Rusia bernama Chritine Keeler yang menyamar menjadi gadis panggung. Mungkin kepincut dengan seksinya gadis panggung itu atau apa tapi yang pasti reputasi dan nama baik Profumo pun tercemar. Sayang mungkin Profumo sendiri tak sadar wanita yang jadi teman kencannya ternyata adalah mata-mata.

Apa kata dunia nanti seorang sekretaris negara berkencan dengan seoarang mata-mata,apalagi mata-matanyanya itu berasal dari negara komunis yang notabene pahamnya berbeda dengan Inggris. Lantas digelandanglah Profumo di hadapan majelis,tapi di hadapan House of Commons Profumo ia membantahnya habis-habisan. Awalnya Ia berbohong kalau memiliki hubungan dengan wanita cantik itu, tapi apa lacur karena bukti-bukti yang ada sangat menyakinkan, ia pun lantas mengakuinya. Tak urung pula membuat Perfumo dipaksa mengundurkan diri sebagai sekretaris negara dengan tidak hormat. Rusak reputasinya ternyata tidak dialami oleh dia semata karena Ikut yang menjadi “korban” dari perbuatan Profumo ini adalah Perdana Menteri.

Tahun berikutnya, Harold Macmillan pun mengundurkan diri dengan alasan sakit. “Korban” skandal ini merembet ke mana-mana, termasuk partai perdana menteri yang ikut terpuruk. Mungkin parlemen Inggris tak tega membuang begitu saja mantan sekretaris negara itu, lantas sepuluh bulan kemudian Profumo pun mendapat tugas baru. Ia menjadi ketua badan sosial di East Ed, sebuah tempat paling miskin di bagian kota London.

Dalam pusat sosial Toybee Hall, ia disibukkan dengan urusan orang-orang yang sakit dan cacat, para junkies dan yang lainnya. Ia melakoninya dengan sungguh-sungguh, ” suami saya bener-benar telah bertobat dan menebus kesalahannya di masa lalu” kata sang istri Valeri. Demikian pula pendapat kebanyakan publik Inggris, Profumo kemudian diterima lagi dan mendapat banyak simpati. Bahkan neneknya Pengeran William dan Harry pun berkenan menganugerahinya bintang tertinggi dan diberi julukan “Commander Of The British Empire”.

Masih di era yang sama, lain Profumo lain pula skandal yang menerpa John Jeremy Thorpe (lahir 29 April 1929) seorang politikus Britania Raya, yang juga pemimpin Partai Liberal 1967-1976. ia kehilangan posisi itu, serta kursi di Parlemen, setelah dituduh berkomplot untuk membunuh seorang pria yang mengaku sebagai mantan kekasihnya. Selain itu yang tak kalah heboh adalah skandal yang menimpa dua orang pejabat teras dalam kabinet yang dipimpin oleh perdana menteri Edward Heath, yaitu Lord Lambton dan Lord Jellicoe yang tertangkap basah bercumbu dengan seorang wanita panggilan dari Soho.

Skandal ini dipandang lebih serius daripada kenaikan harga-harga pokok di Inggris saat itu, lebih berat lagi dibandingkan dengan peristiwa pemogokan buruh dari perusahaan listrik dan gas yang mengakibatkan kota london gelap dalam sebulan.

Peristiwa memalukan itu bermula di hari minggu, ketika seorang pelayan telah menyerahkan sebuah kisah skandal keduanya kepada seoarang wartawan yang kemudian dimuat dalam lembaran berita News of the World pada halaman depannya. Ernest Bonny yang saat itu menjabat sebagai Wakil Direktur Scotland Yard sangat terkejut melihat gambar itu. Tak pakai lama, lantas ia pun bergegas menemui Inspektur Albert W. Selama satu jam mereka berembuk untuk menyelidiki kebenaran dari kisah ini.

Penyelidikan pun dimulai, Inspektur itu pun berangkat ke soho untuk menemui seorang kenalan lamanya yang bernama James Humprey, seoarang letnan dari Coleiro. berkat bantuannya, ALbert mendapatkan sebuah nama wanita yang tengah di cari, yaitu Norma. Ernest Bonn dan Inspektur Albert segera pergio ke sekretariat negara untuk menjumpai Robert Carr, seorang pejabat urusan dalam negeri. Robert ini yang lantas ditugaskan untuk memberitahukan PM Edward Heath tentang permainan wakil sekretaris negarea bersama seoarang wanita panggilan.

Singkat cerita, Scotland Yard pun ditugaskan untuk menyelidiki kebenaran bahwa Lord Lambton ada main dengan wanita panggila di Soho. Beberapa petugas Scotland ada yang menyamarsebagai tukang listrik, penjual koran dan yang lainnya, mereka beroperasi di Marborough House, salah satu tempat wanita panggilan kelas atas di Soho, dimana Norma dikabarkan pernah membeli sebuah apartemen disana. Dua tahun yang lalu, Norman membeli tanah seharga puluhan ribu pond dan tingal bersama seoarang pembntunya, Kim. Saat itu juga terdengar desas desus bahawa Norma adalah langganan pejabat-pejabat penting. Maka diaturlah strategi jitu untuk menangkap tangan aksi Lambton.

Lord Lambton adalah pribadi yang senang berkeliling kota dengan mobil roll roycenya. ia tergolong pria yang suka beravontuir. Dan pada suatu hari Lord Lambron menghentikan mobilnya di depan sebuah kios, ia segera tertarik pada suatau pengumuman bahw seoarang gadis muda berusian 20 tahunan tengah mencari teman pria untuk berkencan. Pada pengumuman itu pun dicantumkan no telepon seorang gadis itu. Libidonya pun tergerak, mencatat no telepon dan kemudian menghubungi pemasang iklan. ia pun tidak mengalami kesukaran menjumpai gadis itu yang ternyata bernama Norma. Lambton calling, segeralah norma yang saat itu mengajak temannya, Betty untuk segera datang. Di suatu hotel terbaring diantara dua gadis panggilan itu, Lambton benar-benar enjoy. Tanpa dinyana di hadapan kamar tidur kaca besar terpampang, pesawat kamera kecil dibalik kaca besar itu siap mengintai dan merekam seluruh jalannya peristiwa.

Pada waktu Lambton sedang panas-panasnya dengan para gadis itu, bagaikan petir di siang hari terdengarlah suara ketukan pintu. Diluar pintu lima anggota Scotland Yard telah mengelilingi kamar. Lalmbton pun kelimpungan dan tak sanggup mengucapkan satu patah kata saat dirinya ketangkap basah.

Tentang skandal yang dilakukan Lord Jellicoe tidak banyak yang mengetahui. Namun berkat kerja keras dari Scotland Yard mengusutnya, Lord Jellicoe ini akhirnya mengakui juga bahwa dia telah mengadakan hubungan dengan para wanita panggilan. Melihat kelakuan para pejabat terasnya ini, Perdana Menteri Heath memutuskan keduanya harus dipecat. Namun supaya tidak menodai seluruh aparatur pemerintahannya, keduanya disuruh menandatangani surat pengunduran diri dari jabatannya masing-masing. (berbagai sumber)