Elvis-Presley

Elvis Presley “king of Rock N roll” tak dipungkiri adalah ikon abadi dari dunia rock n roll, apa jadinya dunia rock n roll apabila tidak ada keterlibatan sang raja didalamnya. Berkat lagu-lagunya yang memadukan irama rock ‘n’ roll dengan lagu-lagu ballad, dunia rock ‘n’ roll memperoleh fondasi komersial yang selanjutnya dapat dikembangkan musisi rock ‘n’ roll penerusnya.

Tapi terlepas dari itu ada satu yang menarik dari seoarang Elvis Aaron Presley,bukan kisah cintanya atau para gadis yang pernah menjadi pacarnya tapi keterdugaan Elvis yang mempunyai kedekatan dengan mafia khususnya mafia di tempat kelahirannya, Missisippi. Nah, terkait hal ini, bermula dari ditemukannya beberapa buah lembar pemfletdi daerah Tuepelo, Missipi dimana Elvis menghembuskan nafas pertamanya di bumi.

Dalam pamflet itu disebut-sebut bahwa dia termasuk dalam kelompok mereka yang kedudukan sebagai anggota donatur mkehormatan dimana setiap tahunnya Elvis menyerahkan sejumlah dana bagi pembiayaan operasi-operasi yang dilancarkan oleh kelompok mafia itu.

Operasi itu dinamakan sebahgai operasi kemanusiaan. Tak ayal, bagaikan petir di siang hari bolong, disebut-sebut biduan sekaligus aktor terkenal dan penyanyi Elvis Presley punya hubungan gelap dengan kelompok gangster mafia. Melalui selembaran itu sebabnya oleh mafia-mafia diharapkan orang-orang kaya di daerah Tupelo bersedia membantu keuangan mereka. Dan itu juga berarti orang-orang kayai itu harus bersedia menyerahkan sumbangannya seperti yang dilakukan oleh Elvis

Mafia itu menyebutkan bahwa sampai sekarang menjelang natal setiap tahunyya Elvis selalu setia memberikan sejumlah dana tak kurang seratus ribu dollar. dan dengan perbutannya itu berarti elvis telah menjaga keselamatan sendiri kata mafia. “kalau tuan-tuan ingin selamat, lakukanlah seperti yang dilakukan oleh Elvis, demikianlah baris-baris penutup dari selebaran tersebut. Memang pada bulan agustus yang lalu, pihak FBI telah menanyakan persoalan pamflet itu kepada Elvis dan managernya Tom Parker. Dan tidak lama kemudian Tom Parker segera menugaskan Elvis Private Security Forcenya untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan berkenaan dengan keberadaan pamflet-pamflet itu.

Tapi hasil penyelidikan itu tidak pernah diumumkan dan inilah yang menjadi pertanyaan, apakah memang Elvis terlibat atau dia hanya diperas dan berada dalam tekanan para mafia-mafia itu karena Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI yang merilis lebih dari 2.000 data rahasia dalam ‘The Vault’ disebutkan raja rock and roll, Elvis Presley dicatat sebagai korban pemerasan.

Alkisah berdasarkan atas cerita ayah Elvis sendiri, semua berawal kira-kira pada 3 tahun yang lalu Vernon ayahanda dari Elvis sedang menhabiskan waktunya di ruang kasino The International Las Vegas Hotel milik anaknya sendiri. Semalaman ia bermain, lantas pada hari menjelang pagi datang seseoarang yang bernama Alan Fortas, mengaku kenal baik sama Elvis dan menwarkan uang 1000$ sebagai pinjaman. awalnya Vernon menolak dengan halus dan mengatakan ia tidak lama akan pulang karena akan dijemput oleh istri Elvis, Priscilla.

Tapi vernon sendiri tidak menyadari bahwa uang itu ternyata sudah masuk ke kantongnya saat Alan mendekati. Keesokan harinya, Vernon menanyakan kepada Elvis, apakah kenal dengan seseorang yang bernama Alan Fortas itu , Elvis menjawab tidak tahu menahu tentang nama itu. Tepat menjelang perayaan natal tahun 1968 tanpa diduga sama sekali Vernon menerima sepucuk surat yang menyebutkan bahwa apabila ia tidak dapat mengembalikan uang pinjamannya pada Alan Fortas menjadi sebanyak 100.000$ maka Memphis Mafia akan menculik Priscilla. Surat itu ditandangani oleh Abe Fortas (bukan Alan), salah seoarang anggota mafia yang sudah terkenal di Amerika.

Tanpa ingin mendapat banyak kesulitan serta menjaga nama baik dan keselamatan keluarganya maka kira-kira 3 hari sebelum natal melalui ayahnya Elvis menyerahkan uaang itu kepada Abe Fortas yang kunjungannya ke rumah ayahnya boleh dianggap sebagai sesuatu yang misterius. Selanjutnya Vernon menerangkan bahwa setiap tahunnya ia tak berhenti menyerahkan 100.000 dollar kepada Abe Fortas. Pada Vernon disebutkan uang sebanyak itu katanya adalah untuk membiayai perayaan natal anggota mafia di Los Angles dan sebagian kecilnya untuk membayar orang-orang yang disebutkan sebagai “menjaga keselamatan Elvis”. Memang jumlah itu tidak seberapa bagi elvis yang kala itu kekayaannya segudang banyaknya, tapi mau gimana lagi tak ada pilihan lain mungkin pikir Elvis. (berbagai sumber)