buah-dada.com_

Namanya juga legenda kuno terserah juga mau mempercayainya atau tidak. Dari sekian banyak cerita legenda yang ada di dunia, tapi ada satu cukup menggelitik. Adalah legenda buah dada yang ternyata punya ceritanya sendiri di setiap suku-suku kuno di dunia, bukan buah dada pria tentunya tetapi buah dada seorang wanita.

Di kota asal Pele, ada sebuah legenda yang hidup di suku Caraya. Disana hidup sebangsa hantu hutan yang bernama Mapinkuare. Hantu hutan di Brasil ini selalu didampingi oleh pasangannya yang disebut Patiniru yang buah dadanya cuma satu. jika ada pengelana yang tersesat di hutan, maka Patiniru ini akan memercikkan air susunya yang beracun kepadanaya dan matilah pengelana itu.

Orang-orang Indian suku Zuni dari kelompok Pueblo di Arizona, mempunyai semacam bejana yang terbuat dari tanah liat. Bentuknya mirip buah dada beserta lekuknya sekaligus sampai ujung pentilnya. Bejana ini gunanya untuk mengambil air yang digantungkan di belakang panggung pembawanya. Nama bejana itu mehetonne yang artinya buah dada wanita. tidak diketahui secara pasti kenapa bejana itu berbentuk buah dada wanita. mungkin dipandang indah, mungkin pula karena suci atau mungin pula lantaran payudara mengeluarkan air susu. Selama wanita Zuni ini sedang mengambil air, maka ujung pentil buah dadanya mereka biarkan terbuka. Barulah setelah mengambil air itu selesai, pentil buah dada itu mereka tutup dengan tanah liat.

Di Italia dulu, berikut Yunani dan Jerman dan negara Eropa lainnya terdapat benda untuk menyimpan uang yang bentuknya seperti buah dada. kotak buah dada itu pun sering dibawa oleh anak-anak. Di negeri florence kotak-kota kecil ini sering dihadiahkan kepada wanita-wanita yang hidupnya terpencil. siapa saja yang mengunjungi si ibu yanghidup terpencil dan menyukai anaknya. maka orang akan memasukkan uang ke koatak kecil tadi sebagai sumbangan terhadap si anak. Benda-benda semacam ini juga terdapat di reruntuhan kota pompey yang hancur lantaran diamuk letusan gunung berapi.

Lain lagi dengan suku Kabyles di benua hitam afrika. Pernah diceritakan ada seorang pengelana di suatau malam hari terpaksa melintasi kuburan. Tiba-tiba dia mendengar suara nyanyian yang sangat merdu. Sontak pengelana itu ingin mendekati darimana arah nyanyian itu berasal. dalam pencariannya mendadak dia bertemu dengan seorang wania bertubuh kecil seperti gadis remaja. Tubuhnya berkulit hitam tapi menarik. wanita itu melihat sang pengelana dan mulai berlari, Mula-mulanya lambat kemudian bertambah cepat larinya sehingga mengharuskan pengelana itu berlari mengejarnya. si pengembara selama mengejar wanita itu lantas bertanya-tanya kenapa semakin gadis itu berlari, buah dadanya semakin membesar dan terus membesar saja. Lalu buah dada itu dilemparkannya menekuk ke belakang punggung saat gadis itu melintasi parit. Si pengembala dalam keheranannya menatap keanehan itu akhirnya terjerembab dan tewas.

Suku Ossetess dari Eropa lain lagi ceritanya, sudah menjadi kebiasaan disana, bahwa setiap wanita diharuskan untuk berpakaian yang ketat, apa gunanya? pasalnya berpakaian ketat itu dipakai untuk menghindari kemontokan buah dada, nah kenapa mereka tidak suka buah dadanya yang besar? karena disana mereka berkeyakinan bahwa payudara yang besar itu adalah hasil dari hubungan kelamin yang liar dan berdosa.

Di Amerika Selatan, khususnya di Peru Kuno dalam ceritanya mempunyai keyakinan terhadap apa yang dinamakannya itu Hapinunu yang hapi itu berarti ukuran, sedangkan nunu artinya buah dada). mahkluk ini digambarkan sebagai seoarang wanita yang mempunyai buah dada yangbesar dan panjang. keraj mereka beterbangan setiap harinya untuk mencari laki-laki. Apabila mereka mendapatkan seoarang lelaki, maka laki-laki itu akan dijepitnya diantara dua buah dadanya besar dan menggantung.(berbagai sumber)