Catatan Kata Kelana

Misteri Kematian Para Superstar Dunia

Namanya mungkin bukan superstar abadi apabila tidak meninggalkan sejumlah pertanyaan seputar kematiannya. Kematian yang penuh tanda tanya selalu mengundang perhatian belum lagi spekulasi yang beredar selalu saja menarik untuk disimak kembali. Semasa hidup penuh kontroversi sampai matinya pun kontroversi tidak bisa dilepaskan. Tercatat beberapa nama mulai dari Brian Jones gitaris rolling Stones pada era 60-an, kematian Jim Morisson vokalis The Dorrs, Jimmy Hendrix sang maestro gitar, sampai matinya raja grunge Kurt Cobain dari Nirvana, Nama-nama yang abadi untuk dikenang selain karena kontribusinya dalam dunia musik rock juga karena kematiannya yang penuh misteri.

Brian Jones tewas di kolam renangnya sendiri, menurut penyelidikan dokter Brian Jones meninggal karena mendapat serangan asma yang mendadak, penyakit yang telah lama dideritanya, dan juga akibat dari efek kecanduannya terhadap mariyuana. Jones tewas tenggelam dan jenazahnya diketemukan oleh pelayan rumahnya pada tengah malam tanggal 2 Juli dan semua pertolongan yang diberikan sudah terlambat baginya untuk kembali bernafas.

Brian seorang musikus ulung dan bersama Rolling Stones yang kemudian dikenal ke seluruh dunia berhasil menjadikan dirinya menjadi jutawan dan pujaan bagi para jutaan muda-mudi. Di antara angota-anggota lainnya, Brian Jones lah yang dianggap paling tampan, paling tenang dan bersaing ketat dengan Mick Jagger sebagai dua stones yang dikejar-kejar gadis setiap saat. Dalam pertunjukan musiknya, Jones pun sanggup membuat penonton histeris dengan gayanya yang tenang namun menarik. Jones tidak saja dapat memainkan gitar tetapi juga juga dapat memainkan piano,Organ, Saxophone dan sitar (alat musik petik dari India).

Tak banyak yang tahu bahwa Brian Jones menderita penyakit asma sudah sejak lama sejak tahun 1967 dimana pertama kalinya Jones terpengaruh oleh mariyuana. Desember 1967 Brian harus berurusan dengan pengadilan akibat candu terlarang itu dan lolos dari penjara dengan uang tebusan, kemudian mengalami hal yang sama pada September 1968.

Mengenai penyebab kematiannya masih bergulir sampai sekarang apabila dulu penyebab kematiannya lebih disebabkan oleh penyakit asma dan efek dari kecanduan narkotikanya, hasil otopsi memperlihatkan hati dan jantung membengkak karena penggunaan narkotika dan alkohol secara berlebihan. “Menurut saya dia sedang mabuk. Datangnya kecelakaan ini pada Jones sebetulnya tingal menunggu waktu saja dan dia tidak dibunuh” kata teman dekat Jones Gered Mankowitz. Maka sekarang menurut dugaan Jones yang tewas ketika sedang berenang di rumahnya sendiri kemungkinan dibunuh oleh berbagai pihak yang bekepentingan untuk menyingkirkan dia. Termasuk yang dituduh adaah dua sahabatnya dekatnya dengan Rolling Stones yakni Mick Jagger dan Keith Richard.

Selain itu polisi yang membuka kasus ini kembali memeriksa sekitar 600 dokumen yang diserahkan wartawan The Mail Scott Jones yang selama empat tahun menyelidiki kematian Jones. Scott Jones mengandalkan hasil temuannya dari wawancara dengan Janet Lawson perawat yang menemukan jenazah. Lawson mengaku melihat Frank Thorogood orang mengurus rumah jones masuk ke kolam renang dan “melakukan sesuatu” terhadap Jones dan Lawson yag Thorogood saat itu membunuh Jones.

Kesaksian Lawson disukung oleh laporan polisi pertama, Albet Evans yang tiba di rumah Jones, ia berbicara dengan semua saksi bebeapa jam setelah kematian Brian Jones dan menyimpulkan Jones Tewas menyusul terjadinya perkelahian lawan Thorogood. Bukti lain diungkapkan dalam laporan polisi lainnya. Bob Marshall yang menulis adanya tiga saksi yang dibiarkan pergi dari TKP tanpa ditanyai polisi.

Bagaimana dengan kematian Jimmy Hendrix, dugaan pertama Jimmy Hendrix meninggal dunia tanggal 18 September 1970 karena kelebihan narkotika dalam usia 27 tahun. Ada juga dugaan yang mengatakan bahwa Hendrix tewas karena tersedak oleh muntahannya sendiri seperti tewasnya John Bonham (Drumer Led Zeppelin). Kemudian spekulasi kematiannya pun berkembang Legenda rock Jimi Hendrix telah dibunuh manajernya sebagai bagian dari klaim asuransi, yang dinyatakan dalam sebuah buku baru oleh salah satu mantan ajudan.

Berawal ketika Monika Danneman ingin pergi untuk membeli rokok, Ia berniat keluar sebentar untuk membelinya. Sebelum ia pergi ia bermaksud ingin membangunkan Jimmy dan Jimmy terlihat masih berbaring, didekatinya jimmy dan Monika melihat bahwa ada sesuatu yang mencurigakan. Jimmy pagi itu muintah-muntah dan badannya terasa amat dingin. Di lantai, Monika melihat botol pil-pil yang kosong yang habis diminum Jimmy, jantungnya masih berdenyut tapi sangat lemah. Monika cepat-cepat memanggil ambulan dan baru 20 menit kemudian mobil itu datang dengan seorang dokter ke Samarkand Hotel. Jimmy segera diangkut ke RS Mary Abbot di daerah Kensington. Dokter tidak lagi dapat menolongnya dan siang itu tanggal 18 September 1970, stasiun-stasiun radio mengumumkan bahwa Jimmy Hendrix telah meningal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa ke Seattle, dan disembahyangkan di gereja Baptis dan dikuburkan di Renton di luar Seatle.

Dalam buku itu, Wright menyatakan Jeffery khawatir bahwa Hendrix telah mempersiapkan untuk mencari manajer baru ketika perjanjian kontrak mereka akan berakhir pada Desember 1970. Menurut Wright, Jeffery mengatakan dia pergi ke kamar hotel dan menyumpalkan Hendrix dengan pil dan wine.

James ‘Tappy’ Wright, salah satu bintang rock roadies, mengklaim bahwa manajer Hendrix, Michael Jeffery, mengakui telah membunuh Hendrix. Jeffery dikatakan telah melakukan pengakuan saat mabuk satu tahun setelah kematian bintang tersebut pada bulan September 1970. “Saya harus melakukannya. Jimi itu jauh lebih berharga untuk saya ketika mati daripada hidup. Anak bedebah itu akan meninggalkan saya. Jika saya kehilangan dia, saya akan kehilangan segalanya” Wright menyatakan Jeffery telah mengatakan padanya bahwa dia mengambil sebuah polis asuransi jiwa atas nama Hendrix bernilai $2 juta dengan Jeffery sebagai penerima.

Jim Morrison, Isu yang beredar vokalis the Doors Jim Morrison tutup usia ketika dia berusia 27 tahun karena serangan jantung di sebuah apartemen di kota Paris. Kemudian spekulasi pun berkembang, Pamela (Pacar Jim) yang ada di hotel tersebut ketika Jim tewas mempunyai tiga versi kematian Jim: versi kepada polisi, versi kepada teman-teman Jim di Paris, dan satu lagi versi kepada keluarga dan sahabat Jim di AS, entah mana yang benar dari semua versinya itu Dalam buku baru The End Jim Morrisons, Sam Bernett mengklaim bahwa Jim Morrison, vokalis grup The Doors, tewas pada 3 Juli 1971 karena kelebihan dosis heroin di toilet klab malam Bernett di Paris, bukan di tempat yang selama ini diyakini, yaitu bak mandi apartemen Morrison di Paris.

Sebut Bernett, dua pengedar obat-obatan terlarang kemudian membawa jenazah Morrison dari klab malam dimaksud, Rock and Roll Circus, ke apartemen Morrison dan meletakkannya di bak mandi lantaran tak berhasil membuatnya siuman. Para jaksa penuntut di Paris mengatakan bahwa dua orang tersebut ketika itu mungkin tak memeriksa ulang kematian Morrison. Dalam buku itu, sebut Bernett pula, ia meminta seorang dokter untuk memeriksa keadaan Morrison, yang ketika itu berusia 27 tahun, di toilet klab malam Rock and Roll Circus. Tulis Bernett, “Ketika kami menemukannya tewas, pada hidungnya ada sedikit busa, dan darah juga, dan dokter itu berkata, ’Itu pasti karena kelebihan dosis heroin.” Sama seperti yang dituliskan oleh Sam bernett, seorang wartawan musik Perancis Harve Muller dalam laporannya mengindikasikan bahwa Jim sudah mati di toilet diskotik Rock n‘ roll circus satu dua hari sebelum tanggal 3 Juli.

Ada pula spekulasi yang menyebar yang mengatakan bahwa Jim dibunuh di kamar mandi tatkala Pemela tertidur pulas. Pembunuhan itu dikaikan dengan De Breteuil mantan pacar Pamela yang mungkin cemburu pada Jim. Atau mungkin juga adanya keterlibatan agen rahasia AS yeng melenyapkan Jim karena dianggap sebagai penyebar kebencian terhadap presiden Richard M Nixon. Bintang-bintang rock besar seperti Jim Morisson atau John Lennon ketika itu memang diintai oleh FBI dan CIA.

Kurt Cobain pahlawan Grunge pada dekade 1990-an, tewas karena menembakkan kepalanya sendiri dengan senjata api dugaan itu menurut pihak kepolisian dan orang yang paling dicurigai membunuh Cobain adalah Istrinya sendiri Courney Love yang juga menjadivokalis grup rock, Hole. Kabarnya Courney ketika itu berada dalam posisi yang kurang menguntungkan karena dia akan kehilangan warisan cobain yang berencana akan mnceraikan dia. Spekulasi lain menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan yang banyak menaungi kepentingan cobain, diantaranya adalah Geffen Record. Menurut konspirasi ini mereka membunuh cobain dengan tujuan untuk menciptakan seorang pahlawan baru untuk mengejar angka bisnis penjualan roh Cobain. Soalnya mereka khawatir denga rencana Cobain saat itu yang ingin segera pensiun dari bisingnya musik grunge yang diusungnya. (tulisan dan foto dari berbagai sumber)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22 October 2012 by in Lintasan Musik, Musik Rock.
%d bloggers like this: